Rabu, 16 Desember 2015

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut dan Sikat Gigi Massal


LAREN-Pada tanggal 15 dan 16 Desember 2015 team kesehatan gigi dan mulut Puskesmas Laren melaksanakan Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut yang dilanjutkan dengan sikat gigi massal yang dilaksanakan di MI Gampang Sejati dan SDN Gampang Sejati. 







Setelah penyuluhan, dipilih 10 orang dari siswa-siswi untuk mempraktekkan metode sikat gigi yang baik dan benar. Setelah belajar meyikat gigi, para siswa-siswi bisa memelihara kesehatan gigi dan mulutnya dan mencegah terjadinya penyakit pada gigi dan rongga mulut. (dms)






Rabu, 02 Desember 2015

Pemeriksaan IVA di UPT Puskesmas Laren


Pendaftaran Pasien

LAREN-Kanker Leher rahim merupakan masalah kesehatan yang sangat penting bagi wanita di seluruh dunia. Di Indonesia, Kanker Leher rahim menempati urutan kedua dari kanker pada wanita. Kanker Leher rahim merupakan penyakit kanker yang dapat dicegah dengan deteksi dini. Upaya untuk melakukan deteksi dini pada kanker Leher rahim, yaitu dengan melakukan pemeriksaan Papsmear atau IVA. 

Untuk melakukan Deteksi dini Kanker Leher rahim, UPT Puskesmas Laren pada tanggal 30 November 2015 mengadakan kegiatan pemeriksaan IVA yang dilaksanakan di Puskesmas Laren dan diikuti oleh 80 peserta. Dari 80 peserta IVA, yang hasilnya positif ada 3 orang dan diberi rujukan ke Yayasan Kanker Indonesia di Lamongan untuk mendapatkan pengobatan Cryotherapi. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dokter dan bidan yang sudah mengikuti pelatihan IVA dan dibantu oleh semua bidan yang ada di puskesmas Laren. (Nining Olhaniyah)
Antrian Pasien
Pemeriksaa IVA

Pemeriksaan IVA

Adakah Gejala-gejala Infeksi HIV?


KOMPAS.com - Cukup banyak pengidap virus HIV dan penderita AIDS yang tidak terdeteksi. Hal ini karena rendahnya inisiatif masyarakat untuk memeriksakan diri sekalipun tahu dirinya beresiko. Kondisi ini bisa membuat angka penularan sulit ditekan.

Meski pada awalnya infeksi ini tidak menimbulkan gejala apa pun. Namun, sebagian orang mengalami beberapa gejala beberapa minggu setelah melakukan hubungan seks beresiko atau tanpa menggunakan kondom.

Gejala yang paling umum dari infeksi HIV adalah demam, ruam dan sakit tenggorokan. Gejala lainnya adalah kelelahan, pusing, dan diare. Kondisi ini terjadi karena reaksi tubuh terhadap infeksi HIV.

Sekitar 70 - 90 persen orang akan mengalami gejala awal ini namun ada juga yang tidak. Seseorang yang mengalami kombinasi dari gejala tersebut tandanya harus segera tes HIV.

Selang 2 atau 3 minggu, gejala-gejala tersebut akan hilang dan tidak akan muncul selama beberapa tahun sehingga tidak ada tanda-tanda kalau seseorang tersebut telah positif mengidap HIV.

Jika mengalami gejala awal terinfeksi HIV tersebut, segera lakukan pemeriksaan HIV untuk mengetahui apakah positif gejala awal HIV atau hanya flu.

Pada tahap ketiga, sistem kekebalan tubuh sudah mulai menurun drastis sehingga mudah terkena berbagai infeksi tumpangan, seperti tuberkulosis (TBC), pneumonia dan keracunan darah, sariawan dan penyakit virus.

Pada orang yang sehat, infeksi tersebut bisa dilawan oleh sistem imun.

Tahap akhir dari infeksi HIV terjadi ketika sistem kekebalan tubuh sudah sangat lemah sehingga tidak mampu lagi untuk melawan berbagai penyakit dan akan semakin parah. Pada tahap ini, seseorang sudah dinyatakan menderita AIDS. (Muthia Zulfa)

sumber: kompas.com

Jumat, 27 November 2015

Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!


KOMPAS.com — Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter.

Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker.

Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis.

- Diagnosis: Depresi
Penyakit sebenarnya: Sleep apnea

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh.

Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah.

- Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome
Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac

Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat. 

Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda.

- Diagnosis: Migrain
Penyakit sebenarnya: Stroke

Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke.


- Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi)
Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh)

Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus. 

Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut.

- Diagnosis: Multiple sclerosis
Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme

Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejalalyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu. (Muthia Zulfa)

Sumber: kompas.com

Senin, 23 November 2015

Community Feeding Center (CFC) di Desa Bulu Brangsi



LAREN-Pada tanggal 2 Nopember sampai dengan tanggal 13 Nopember, di Desa Bulu Brangsi Kec. Laren diadakan acara PMT Penyuluhan Community Feeding Center (CFC). Acara tersebut dihadiri oleh 8 balita yang masuk kategori gizi kurang.

Acara CFC tersebut juga diisi oleh penyuluhan kesehatan dari Petugas puskesmas Laren. Sehingga para ibu-ibu balita bertambah wawasannya. Dalam acara CFC, semua balita hadir dari awal pelaksanaan hingga akhir pelaksanaan. Tujuan dari acara CFC supaya para balita yang masuk kategori gizi kurang bisa tercukupi kebutuhan gizinya. (enfa)

Pemberian makanan untuk balita

Pemberian makanan untuk balita
Penyuluhan HIV/AIDS

Penyuluhan PHBS

Penyuluhan Kesehatan Lingkungan

Penyuluhan TB Paru

Refreshing Kader Kesehatan

Penyuluhan KB dan Kesehatan Reproduksi

Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut

Kamis, 19 November 2015

Kegiatan Implant IUD UPT Puskesmas Laren

LAREN-Masalah pada negara berkembang adalah dibidang kependudukan yang masih tingginya pertumbuhan penduduk. Keadaan penduduk yang demikian telah mempersulit usaha peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Semakin tinggi pertumbuhan penduduk semakin besar usaha yang dilakukan untuk mempertahankan kesejahteraan rakyat. Oleh karena itu Pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan dengan Program Keluarga Berencana.

Hari ini pada tanggal 19 Nopember 2015 di Puskesmas Laren diadakan kegiatan Pemasangan Implant IUD yang diikuti oleh 86 akseptor. Acara ini bekerja sama dengan Koramil Kec. Laren, Badan PP dan KB Kab. Lamongan dan IBI Kec. Laren. Acara tersebut dihadiri oleh drg. Sri Hartani selaku Sekretaris Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Kab. Lamongan. (dms)

SK TIM PENGADUAN PUSKESMAS LAREN